Bangkit Setelah Terkena PHK Sebuah Kisah Nyata

INFOPOJOK.COM – Menjadi karyawan atau buruh pabrik diperusahaan swasta itu banyak enaknya, karena tiap harinya tinggal berangkat kepabrik terus Kerjanya itu-itu saja dan awal bulan mendapatkan gaji. Jadi karyawan tidak perlu memikirkan berapa omset pabrik/perusahaan seperti pengusaha. Wajar saja jika lulusan sekolah sekarang lebih memilih melamar menjadi karyawan dari pada usaha sendiri. Walaupun mereka tahu nantinya hanya menjadi karyawan kontrak.

Terkena PHK
Ilustrasi Pedagang Kaki Lima

Seseorang yang terbiasa bekerja menjadi karyawan biasanya sudah malas untuk menekuni usaha, Alasannya tidak ada waktu atau sudah capek berkerja. Sepertinya mereka yakin kalau menjadi karyawan akan bisa menghidupi hidupnya atau keluarga seterusnya. Padahal kerja dipabrik atau perusahaan tidak menjamin akan langgeng contohnya kontraknya habis tidak diperpanjang, pabriknya tutup atau kena PHK.

Nah…berbicara masalah PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) ini saya ingin berbagi cerita yang saya alami sendiri kebetulan saya termasuk karyawan yang kurang beruntung. Saya terkena PHK karena pabrik tempat saya bekerja Tutup. Padahal saat itu saya sudah menjadi karyawan tetap. Perusahaan tempat saya berkerja merupakan perusahaan PMA yang bergerak dibidang produksi sepatu olah raga Brand Internasional dimana Pemiliknya orang Korea. Lokasi pabriknya di Bekasi. Sebenarnya kejadian ini sudah berlangsung lama tapi tidak ada salahnya saya share disini siapa tahu bermanfaat.

Baca Juga : Pengalaman Belajar Bisnis Online Modal Komputer Bekas

Terkena PHK Bukan Akhir Segalanya

Apa yang saya lakukan setelah terkena PHK? Awalnya saya berusaha mencari pekerjaan namun setelah mencari kesana-kesini tak kunjung diterima. Lowongan yang ada terbatas sedangkan saya tidak memenuhi syarat baik dari segi keahlian maupun usia padahal waktu itu usia saya masih tergolong muda baru 23 tahun. Mungkin karena saya hanya lulusan SMA dan pengalaman kerja diperusahaan sebelumnya juga hanya bagian Produksi jadi tidak ada keahliannya.

Merasa sulit mendapatkan pekerjaan akhirnya saya memutuskan untuk usaha sendiri saja dan saya memilih jualan makanan. Kebetulan saya memiliki paman yang usahanya jualan aneka keripik di seputaran Terminal Bekasi. Sayapun bisa belajar jualan keripik secara langsung dari paman saya tersebut dari cara pengolahnnya sampai mencari pangkalannya.

Singkat cerita saya bisa memulai usaha jualan aneka keripik mulai keripik singkong, keripik balado , keripik Ubi sampai keripik pisang bersama dengan Adik saya yang kebetulan juga sedang mencari pekerjaan tapi belum mendapatkan pekerjaan. Lokasinya juga tak jauh dari lokasi mangkal paman saya. Hasilnya sebenarnya lumayan dan yang saya suka dari usaha ini adalah barangnya awet atau tidak cepat basi. Jadi misalnya hari ini tidak habis bisa dijual kesesokan harinya yang penting keripiknya masih garing.

Saya marasa bersyukur waktu itu karena saya bisa bangkit setelah terkena PHK, tidak hanya mengandalkan mencari pekerjaan. Saya bisa memulai usaha sendiri meskipun hanya jualan aneka keripik dan mangkalnya juga kaki lima. Namun setidaknya saya bisa mencari nafkah meskipun tidak jadi karyawan atau Buruh pabrik.

Kesimpulan dari pengalaman saya ini adalah jika saat ini Anda terkena PHK atau sampai saat ini belum mendapatkan pekerjaan tak ada salahnya untuk mencoba usaha sendiri. Banyak usaha-usaha yang modalnya kecil tapi hasilnya bisa mencukupi untuk hidup asalkan ulet dan tekun. Jika Anda ingin belajar sebaiknya langsung keorang yang sudah berpengalaman tapi ada juga yang tidak harus belajar cukup mengamati usaha orang lain lalu tiru. Semoga Bermanfat !

3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *