Toko Kelontong Grosir Vs Eceran Lebih Untung Mana?

Berdasarkan target pembelinya toko kelontong terbagi 2 yaitu toko kelontong grosir dan toko kelontong eceran.Sebenarnya keduanya bisa dikatakan sama jika dilihat dari barang yang dijualnya namun perbedaan yang paling nyata adalah toko kelontong grosir menjual barang secara grosir bukan satuan sehingga pembelinya umumnya toko-toko kelontong eceran sedangkan toko kelontong eceran pembelinya kebanyakan kalangan rumah tangga.Simak juga : Toko Kelontong Bisnis Populer Mudah Merintisnya

 

Jika anda baru akan merintis toko kelontong mana yang akan anda pilih toko kelontong grosir atau eceran? Nah….kali in saya mencoba membahas hal tersebut dengan harapan bisa menjadi referensi sebelum memutuskan untuk merintis usaha toko kelontong.

Toko Kelontong Grosir

Modal yang dibutuhkan untuk membuka toko kelontong grosir cukup besar,berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari teman yang membuka usaha toko kelontong grosir setidaknya membutuhkan modal 100 juta itu saja belum komplit.Hal ini cukup beralasan karena belanja barangnya partai besar.Namun jika toko kelontongnya sudah banyak pelanggan dan omsetnya bagus biasanya beberapa pemasok/distributor memberikan fasilitas bayar tempo walaupun tidak secara langsung artinya dilihat dulu omsetnya.

Toko kelontong grosir
Toko Kelontong Grosir

Toko kelontong grosir potensi omsetnya cukup besar karena rata-rata pembeli belanjanya bukan eceran apalagi jika pelanggannya toko kelontong besar sekali belanja bisa lebih dari Rp.1 juta pasarnya juga cukup luas mulai dari toko kecil,toko besar,rumah makan,catering,pedagang makanan atau minuman.Tingkat persaingan toko kelontong ini tidak seketat toko kelontong eceran karena memang tidak semua orang bisa membuka toko kelontong ini karena membutuhkan biaya yang cukup besar dan lokasi yang strategis.

Toko Kelontong Eceran

Modal yang dibutuhkan untuk merintis toko kelontong eceran fleksibel tidak harus bermodal besar dengan modal 10 juta saja sudah bisa merintis usaha toko kelontong eceran,keuntungannya juga cukup lumayan berkisar antara 10% sampai 30%.Namun karena pasarnya rumah tangga otomatis belanjanya terbatas untuk itu untuk menghasilkan keuntungan yang maksimal harus mencari pelanggan sebanyak banyaknya dan barangnya harus komplit,Jika sebuah toko kelontong banyak pelanggannya bukan tidak mungkin lama kelamaan merangkap menjadi toko grosir atau istilahnya semi agen artinya selain menjual eceran juga menjual secara grosir.

Jika toko anda menjadi toko semi grosir cukup sulit untuk disaingi oleh toko eceran yang baru karena toko kelontong grosir mendapat pasokan langsung dari distributor sehingga harganya murah dan pembayarannya juga bisa tempo.Meskipun merintis toko kelontong eceran cukup mudah namun siap-siap saja toko anda disaingi toko lain dan jika pesaingnya cukup banyak akan berpengaruh terhadap omset toko anda kecuali toko anda menjadi semi grosir.

Kesimpulannya toko kelontong grosir lebih menguntungkan dibandingkan toko kelontong eceran namun sayangnya modal yang dibutuhkan cukup besar.Jalan tengah yang tebaik menurut saya adalah merintis toko kelontong semi grosir.

9 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *