Pelayanan Toko Kelontong Buruk Pelanggan kabur

Pelayanan toko kelontong kepada pelanggan sangat berpengaruh terhadap kesuksesan sebuah toko,semakin bagus pelayanannya pelanggan akan merasa puas sehingga tak sungkan-sungkan untuk kembali berbelanja.Namun terkadang pemilik toko kelontong tidak menyadari kalau ternyata pelayanan toko kelontongnya buruk dimata pelanggan.Jika hal tersebut tidak segera diperbaiki dampakanya bisa fatal pelanggan jadi kapok berbelanja lagi.

Baca juga : Cara Bisnis Toko Kelontong Dalam Melayani Pembeli

Jika pelayanan toko kelontong anda buruk,biasanya pelanggan enggan untuk komplain langsung ke anda tapi justru menyampaikan kepada pelanggan lain sehingga bisa menyebar dari mulut kemulut.Kalau toko anda pelayanannya mendapatkan kesan negatif merupakan kerugian tersendiri,toko anda jadi sulit untuk berkembang.

Pelayanan toko kelontong
Pelayanan yang baik mutlak dilakukan

Nah…pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi seputar contoh-contoh pelayanan toko kelontong yang buruk yang bisa mengakibatkan pelanggan toko anda kabur ketoko lain.Usahakan anda menghindari pelayanan  toko kelontong yang buruk,hal ini demi kemajuan toko anda karena jika pelanggan sudah pindah ke toko lain kecil kemungkinan akan kembali berbelanja ke toko kelontong anda.

Berikut ini beberapa contoh pelayanan toko kelontong buruk yang wajib anda hindari:

 

1.Timbangan kurang pas baik disengaja(curang) atau tidak

2.Jam operasional/buka tidak tentu kadang buka pagi kadang siang atau kadang tutup

3.Menjual barang yang kondisinya rusak misalnya dimakan tikus,terigu/beras sudah berkutu,gula pasir basah,telur ayam busuk,Minyak goreng beku

4.Menjual barang yang sudah kadaluarsa

5.Tidak melayanai retur barang yang rusak

6.Mengganti kembalian receh dengan permen

7.Tidak menjawab pertanyaan pembeli

8.Lupa mengantar pesanan

9.Pembeli disuruh ambil barang sendiri misalnya minuman kemasan,gas atau aqua galon

10.Menerima pembayaran atau kembalian dan memberikan barang kepaa pembeli dengan tangan kiri

11.Enggan mengucapkan terima kasih kepda pemenli

12.Melakukan kesalahan dalam memberikan uang kembalian

13.Melakukan kesalahan dalam menghitung jumlah belanja

14.Mendahulukan pembeli yang datangnya belakangan

15.Terlau lama/lelet ketika melayani pembeli

16.Kesalahan dalam memberi harga barang

17.Tidak percaya kepada pembeli misalnya beli agua galonnya belakangan karena airnya sisa sedikit atau beli gas padahal tetangga sendiri atau biasa belanja.

18.Malas mengangkat barang belanjaan kemotor pembeli

19.Pelit kantong plastik

20.Tidak ada uang kembalian

Demikianlah informasi seputar pelayanan toko kelontong yang buruk mudah-mudahan bermanfaat untuk kesuksesan toko kelontong anda.

3 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *